Selasa, 25 November 2014

MAHA GURU



Dipanggulnya mentari
Menyeberangi Sembilan telaga
Demi untuk bertemu para penanti
Perindu seberkas cahaya
Tak dihiraukannya gemuruh hujan yang mengintai
Dilaluinya topan badai yang mendera
Terik mentari pun disejukkannya dalam dada
Sekalipun harus bertaruh dengan mati
Jiwanya teguh terlanjur setia

Ditepisnya tangis
Hanya berhias senyum manis
Diluluhkannya pesimis
Hanya memupuk optimis

Tidak ada komentar :

Posting Komentar